Dari Semangat Sumpah Pemuda Menuju Generasi Unggul Berwawasan Global, Kapolsek Singosari Berikan Pesan Kebangsaan di MTs Almaarif 01 Singosari

YP ALMAARIF SINGOSARI — Dalam rangka memperingati Hari Sumpah Pemuda, MTs Almaarif 01 Singosari menyelenggarakan upacara bendera pada Rabu (28/10/2026).

Kegiatan ini menjadi momentum untuk menumbuhkan semangat nasionalisme, memperkuat persatuan, serta menanamkan nilai-nilai kedisiplinan dan tanggung jawab kepada generasi muda.Upacara diikuti oleh seluruh murid kelas VII, VIII, dan IX dengan penuh khidmat.

Hadir dalam kegiatan tersebut Kepala MTs Almaarif 01 Singosari, Dwi Retno Palupi, M.Pd., Bhabinkamtibmas Kelurahan Pagentan, Brigadir Eiselin, serta seluruh dewan guru.

Bertindak sebagai pembina upacara, Kapolsek Singosari, AKP Achmad Zainuddin, S.H., M.M., menyampaikan amanat yang menekankan pentingnya mengimplementasikan semangat perjuangan pemuda dalam kehidupan sehari-hari.

Dalam amanatnya, AKP Achmad Zainuddin mengajak seluruh murid untuk meneladani semangat juang para pemuda Indonesia yang telah berperan penting dalam memperjuangkan kemerdekaan dan membangun persatuan bangsa.

Menurutnya, semangat Sumpah Pemuda tidak cukup hanya diperingati melalui kegiatan seremonial, tetapi harus diwujudkan dalam sikap dan perilaku nyata, terutama di lingkungan madrasah, keluarga, dan masyarakat.

Ia menegaskan bahwa generasi muda memiliki tanggung jawab untuk melanjutkan cita-cita perjuangan bangsa melalui berbagai tindakan positif. Kedisiplinan dalam belajar, tanggung jawab dalam melaksanakan kewajiban, serta kepedulian terhadap sesama merupakan bentuk nyata kontribusi pelajar dalam mengisi kemerdekaan.

Dengan demikian, semangat perjuangan para pendahulu dapat terus hidup dan relevan dengan tantangan zaman.Selain menyampaikan pesan kebangsaan, Kapolsek Singosari juga memberikan perhatian khusus terhadap pembentukan karakter dan perilaku pelajar.

Ia mengingatkan pentingnya mencegah perundungan (*bullying*) di lingkungan sekolah. Seluruh murid diharapkan mampu membangun hubungan pertemanan yang sehat, saling menghormati perbedaan, serta menghindari tindakan yang dapat merugikan atau menyakiti orang lain.Kapolsek juga mengimbau para pelajar untuk menjauhi pergaulan bebas yang berpotensi memberikan dampak negatif terhadap perkembangan diri dan masa depan mereka.

Di samping itu, kesadaran untuk mematuhi peraturan lalu lintas perlu ditanamkan sejak dini. Budaya tertib berlalu lintas merupakan bagian dari tanggung jawab bersama dalam menjaga keselamatan diri sendiri maupun pengguna jalan lainnya.

Pesan-pesan tersebut sejalan dengan pentingnya pendidikan karakter di lingkungan madrasah. Pendidikan tidak hanya berorientasi pada pencapaian akademik, tetapi juga pada pembentukan pribadi yang berakhlak mulia, disiplin, mandiri, dan memiliki kepedulian sosial.

Melalui pembiasaan perilaku positif, murid diharapkan mampu menjadi individu yang menghargai sesama serta berperan aktif dalam menciptakan lingkungan yang aman, tertib, dan harmonis.

Peringatan Hari Sumpah Pemuda di MTs Almaarif 01 Singosari ini menjadi salah satu upaya untuk memperkuat kesadaran peserta didik akan pentingnya persatuan dan tanggung jawab sebagai bagian dari bangsa Indonesia.

Kehadiran Kapolsek Singosari sebagai pembina upacara juga memberikan penguatan pesan mengenai pentingnya kesadaran hukum, kedisiplinan, dan kepedulian terhadap keamanan serta ketertiban dalam kehidupan bermasyarakat.

Melalui kegiatan ini, MTs Almaarif 01 Singosari berharap seluruh murid dapat menjadikan nilai-nilai Sumpah Pemuda sebagai pedoman dalam bersikap dan bertindak. Semangat persatuan hendaknya tercermin dalam sikap saling menghargai, semangat belajar, kepatuhan terhadap aturan, serta keberanian untuk menolak segala bentuk perundungan.

Dengan mengusung semangat Sumpah Pemuda, keluarga besar MTs Almaarif 01 Singosari berkomitmen untuk terus mendukung terbentuknya generasi muda yang berprestasi, berkarakter, dan berjiwa nasionalis yang nantinya akan melanjutkan perjuangan dalam mensejahterakan kehidupan bangsa indonesia.

Generasi yang tidak hanya bangga terhadap sejarah perjuangan bangsa, tetapi juga mampu meneruskan nilai-nilai perjuangan tersebut melalui karya, prestasi, dan perilaku positif demi masa depan Indonesia yang lebih baik. (humas).