Kepercayaan Masyarakat Terus Meningkat, SD Islam Almaarif 02 Singosari Lepas 106 Lulusan Berkarakter dan Berprestasi

YP ALMAARIF SINGOSARI – Kepercayaan masyarakat terhadap SD Islam Almaarif 02 Singosari terus menunjukkan tren positif. Hal itu terlihat dari tingginya minat masyarakat yang membuat kuota penerimaan peserta didik baru telah terpenuhi, bahkan sejumlah calon wali murid mulai mendaftarkan anaknya untuk tahun ajaran berikutnya.


Di tengah meningkatnya kepercayaan tersebut, SD Islam Almaarif 02 Singosari menggelar Tasyakur Purnawiyata Angkatan ke-48 dengan melepas 106 siswa kelas VI di Auditorium Yayasan Pendidikan Almaarif Singosari, Sabtu (20/6). Kegiatan berlangsung khidmat dan penuh rasa syukur, dihadiri siswa, orang tua, guru, serta jajaran yayasan.


Ketua Yayasan Pendidikan Almaarif Singosari, KH Anas Noor, SH, MH, mengatakan purnawiyata bukan sekadar seremoni perpisahan, tetapi menjadi ungkapan syukur atas amanah pendidikan yang telah dijalankan bersama.


“Ini adalah tasyakuran bersama. Orang tua bersyukur anak-anaknya telah menyelesaikan pendidikan, guru dan yayasan bersyukur telah menjalankan amanah mendidik, sementara bagi anak-anak ini menjadi langkah awal menuju jenjang pendidikan yang lebih tinggi,” ujarnya.


Menurut Gus Anas, pendidikan di Yayasan Pendidikan Almaarif Singosari tidak hanya berorientasi pada pencapaian akademik, tetapi juga pembentukan karakter dan akhlakul karimah. Dua misi utama yang selalu ditanamkan adalah mengembangkan kemampuan berpikir sekaligus membina watak peserta didik.


“Anak-anak harus memiliki ilmu pengetahuan yang baik sekaligus sikap dan perilaku yang baik. Pendidikan bukan hanya mengejar nilai, tetapi juga membentuk karakter,” tegasnya.
Ia juga berpesan agar para lulusan tetap menjaga kebiasaan baik yang telah dibangun selama di sekolah, seperti membiasakan doa, membaca Al-Qur’an, serta menjaga adab di mana pun berada.


Sementara itu, Kepala SD Islam Almaarif 02 Singosari, Hj. Luluk Ernawati, S.Ag., menyampaikan rasa syukur atas berbagai kemajuan yang berhasil diraih sekolah dalam dua tahun terakhir. Di antaranya sukses mengimplementasikan Program Sekolah Penggerak, aktif dalam Program Sekolah Sehat Ma’arif NU Kabupaten Malang, serta tergabung dalam Komunitas Belajar Inspiratif Provinsi Jawa Timur.


“Semua capaian ini merupakan hasil kolaborasi antara yayasan, guru, komite sekolah, orang tua, dan seluruh keluarga besar SD Islam Almaarif 02 Singosari,” katanya.


Prestasi peserta didik juga terus meningkat, baik di bidang akademik maupun nonakademik. Berbagai penghargaan berhasil diraih di tingkat kecamatan, kabupaten, provinsi hingga nasional dalam bidang sains, literasi, keagamaan, olahraga, dan seni.


Pada kesempatan tersebut, Hj. Luluk mengumumkan seluruh siswa kelas VI dinyatakan lulus 100 persen.
“Kami berharap anak-anak terus belajar, menjaga akhlak, menghormati orang tua dan guru, serta menjadi generasi yang membawa manfaat bagi masyarakat,” tuturnya.


Apresiasi juga datang dari Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Malang, Bagus Sulistyawan, AP., M.Si. Menurutnya, kemampuan SD Islam Almaarif 02 Singosari mempertahankan jumlah peserta didik lebih dari 100 siswa setiap tahun menjadi bukti kualitas layanan pendidikan yang dimiliki sekolah.


“Saya yakin SD Islam Almaarif 02 tidak hanya mengajarkan membaca, menulis, dan berhitung, tetapi juga menanamkan akhlak, disiplin, tanggung jawab, dan nilai-nilai keislaman yang akan menjadi bekal penting bagi masa depan anak-anak,” ungkapnya.


Dalam kesempatan yang sama, Dewan Pembina Yayasan Pendidikan Almaarif Singosari, Prof. Dr. H. Maskuri, M.Si., turut menyampaikan apresiasi kepada Kepala SD Islam Almaarif 02 Singosari beserta jajaran yayasan yang dinilai berhasil membawa kemajuan lembaga melalui kerja sama yang solid.


Prof. Maskuri juga mengingatkan bahwa ukuran keberhasilan seseorang bukanlah jabatan yang dimiliki, melainkan kontribusi dan prestasi yang diberikan kepada lingkungan sekitar.


“Hidup ini jangan berpikir jabatan apa yang kita sandang, tetapi prestasi apa yang bisa kita torehkan di mana kita berada. Sekecil apapun kebaikan yang kita berikan kepada orang lain akan membawa manfaat yang besar,” pesannya.


Prof. Maskuri turut mendoakan seluruh lulusan agar menjadi generasi yang saleh dan salehah, berprestasi, serta mampu memberikan manfaat bagi agama, bangsa, dan masyarakat. (humas).