YP ALMAARIF SINGOSARI – Semangat kebersamaan dan kepedulian sosial mewarnai pelaksanaan penyembelihan serta penyaluran hewan kurban di lingkungan Yayasan Pendidikan Almaarif Singosari, Kamis (28/5/2026) pagi.
Kegiatan dalam rangka Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah itu dipusatkan di dua lokasi, yakni area Yayasan Pendidikan Almaarif Singosari dan Masjid Almaarif Singosari yang berada di kompleks SMK PLUS Almaarif Singosari.

Pada pelaksanaan tahun ini, jumlah hewan kurban yang disembelih mencapai puluhan ekor. Di lingkungan yayasan dan di Masjid Almaarif Singosari.
“Alhamdulillah di yayasan terdapat 22 ekor kambing dan 1 ekor sapi. Kami ucapkan terimakasih kepada seluruh pihak yang telah menyalurkan hewan kurban,” ujar Ketua Panitia di YP Almaarif Singosari, Abu Naim Rohman, S.Hum, M.Pd.

Hal yang sama juga disampaikan oleh Ketua Panitia di Masjid Almaarif Singosari, Ustadz Bachtiar dan Sudiarto, S.Pd. Ia menyampaikan terdapat 12 ekor kambing dan 3 ekor sapi yang disalurkan kepada masyarakat sekitar.
“Semoga ini menjadi keberkahan kita bersama dan menjadi pahala yang di terima Allah SWT,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Yayasan Pendidikan Almaarif Singosari, KH. Anas Noor Salim, S.H., M.H., menyampaikan bahwa ibadah kurban yang dilaksanakan merupakan bentuk menjalankan salah satu sunah Rasulullah SAW sekaligus sarana mempererat hubungan antara lembaga pendidikan dengan masyarakat sekitar.
“Pagi ini kami melaksanakan salah satu sunah Rasul, yakni berkorban. Semoga apa yang dilakukan hari ini dicatat oleh Allah SWT sebagai amal umat yang mencintai Rasulullah dengan melaksanakan sunah-sunah beliau,” ujar Gus Anas dalam sambutannya.
Ia menjelaskan, kegiatan kurban tidak dilakukan secara tiba-tiba, melainkan telah melalui proses perencanaan dan koordinasi sejak lama. Bahkan, pihak yayasan juga meminta arahan serta bimbingan dari para pendiri dan sesepuh yayasan sebelum kegiatan dilaksanakan.
Menurutnya, pelaksanaan kurban juga menjadi bentuk kesinambungan antara seluruh lembaga di bawah naungan yayasan dengan masyarakat sekitar, termasuk lingkungan RT, Mushola dan TPQ. Melalui kegiatan tersebut, diharapkan tercipta kebersamaan dan hubungan harmonis yang terus terjaga.
“Kami melaksanakan ini bukan semata-mata untuk yayasan atau masjid, tetapi untuk membangun kesinambungan bersama masyarakat. Kami tidak bisa berdiri sendiri. Kami juga membutuhkan masyarakat untuk menjaga kebersamaan dan keamanan lingkungan,” katanya.

Gus Anas turut meluruskan pemahaman masyarakat terkait sumber hewan kurban yang disembelih. Ia menegaskan, hewan kurban bukan berasal dari iuran khusus siswa untuk kurban, melainkan dari dana sedekah kegiatan tahunan yang dihimpun dari seluruh unit pendidikan di lingkungan yayasan.

Selama satu tahun, kata dia, siswa dari berbagai unit pendidikan memberikan sedekah yang digunakan untuk mendukung berbagai kegiatan keagamaan dan sosial yayasan, termasuk peringatan hari besar Islam dan kegiatan penerimaan peserta didik baru.
Dana sedekah tersebut kemudian sebagian dialokasikan untuk membeli hewan kurban yang selanjutnya disalurkan kembali kepada masyarakat.
“Kurban ini pada akhirnya kembali kepada masyarakat. Semoga seluruh niat baik para pihak yang berkurban hari ini diterima Allah SWT sebagai amal saleh,” tuturnya.
Di akhir sambutannya, Gus Anas juga menyampaikan apresiasi kepada masyarakat yang telah memberikan kepercayaan kepada Yayasan Pendidikan Almaarif Singosari dalam proses penyembelihan dan penyaluran hewan kurban tahun ini. (*)



