YP Almaarif Singosari – MTs Almaarif 01 Singosari kembali menunjukkan kualitasnya sebagai madrasah unggulan. Lembaga pendidikan ini menerima kunjungan studi tiru dari Yayasan Al Munir Pondok Pesantren Roudlotul Muta’allimin, Bojonegoro, Kamis (12/2/2026), sebagai upaya berbagi praktik terbaik pengelolaan pendidikan.
Sebanyak 44 guru dan tenaga kependidikan dari Yayasan Al Munir hadir untuk belajar sekaligus bertukar pengalaman dalam pengembangan mutu madrasah. Rombongan tiba pukul 08.00 WIB dan disambut langsung oleh Ketua Yayasan Pendidikan Almaarif Singosari, kepala madrasah, serta dewan guru.

Suasana penyambutan berlangsung hangat dan penuh kekeluargaan. Hal ini mencerminkan semangat sinergi antar lembaga pendidikan dalam memajukan dunia madrasah.
Kegiatan diawali dengan menyaksikan “Karya Keren Fest”, festival karya siswa berbasis kearifan lokal. Acara ini menjadi puncak kegiatan kokurikuler berbasis proyek yang dilaksanakan selama sepekan.
Siswa kelas VII menampilkan komik cerita rakyat, poster edukatif, dan film dokumenter. Sementara siswa kelas VIII memukau tamu dengan drama musikal, drama kolosal, dan drama kontemporer yang sarat nilai karakter.
Kepala MTs Almaarif 01 Singosari, Dwi Retno Palupi, M.Pd, menyampaikan bahwa kreativitas siswa menjadi daya tarik utama dalam kegiatan tersebut.
“Alhamdulillah, para tamu sangat antusias. Kreativitas, keberanian tampil, dan kerja sama siswa kami mendapat apresiasi,” ujarnya.

Setelah itu, rombongan mengikuti room tour untuk melihat langsung fasilitas pembelajaran dan sistem pengelolaan madrasah. Para tamu juga mengamati budaya disiplin serta kebersihan lingkungan yang terjaga dengan baik.
Lingkungan sekolah yang bersih, rapi, dan nyaman menjadi perhatian khusus rombongan. Hal ini mencerminkan komitmen madrasah dalam membangun budaya peduli lingkungan.
Kegiatan dilanjutkan dengan sesi sharing best practice. Dalam sesi ini, kedua pihak berdiskusi tentang program unggulan dan strategi pengembangan madrasah.
“Semoga hasil diskusi ini bisa menjadi referensi bagi Yayasan Al Munir dalam meningkatkan mutu lembaga,” imbuh Palupi.

Ia juga menyampaikan apresiasi atas kepercayaan berbagai lembaga yang terus menjadikan MTs Almaarif 01 Singosari sebagai tujuan studi tiru. Menurutnya, setiap kunjungan menjadi ruang belajar bersama.
“Kami percaya kemajuan madrasah lahir dari budaya saling berbagi dan saling menguatkan,” tuturnya.
Ketua rombongan Yayasan Al Munir, Choirul Ichwan, S.Pd, mengaku terkesan dengan inovasi pembelajaran berbasis proyek yang diterapkan di MTs Almaarif 01 Singosari.
“Kami sangat terinspirasi dengan Karya Keren Fest. Ini membuktikan madrasah mampu melahirkan karya kreatif dan berkarakter,” katanya.
Ia juga memuji kebersihan dan kerapian lingkungan sekolah yang menjadi bagian dari karakter warga madrasah.
“Insyaallah, praktik baik ini akan kami adaptasi di MTs Walisongo,” tambahnya.
Kunjungan yang berakhir pukul 13.00 WIB tersebut menjadi momentum penting dalam memperkuat jejaring antar madrasah. Melalui kegiatan ini, diharapkan kolaborasi pendidikan terus terjalin demi menghadirkan madrasah yang maju, berdaya saing, dan berkarakter. (*)



