YP ALMAARIF SINGOSARI – SMK Plus Almaarif Singosari mulai menyusun arah kebijakan dan program kerja Tahun Ajaran 2026/2027 melalui Rapat Kerja (Raker) yang digelar pada 7–8 Juli 2026.
Sebelum raker, melakukan Program Evaluasi Diri Sekolah (EDS) pada 2–4 Juli 2026 sebagai dasar penyusunan program yang lebih terarah dan berbasis kebutuhan.
Kepala SMK Plus Almaarif Singosari, Toni Kuswinarto, S.T., menjelaskan bahwa hasil EDS menjadi acuan utama dalam menentukan prioritas program kerja.
Selain itu, Rapor Pendidikan Tahun 2025 digunakan sebagai dasar penyusunan Perencanaan Berbasis Data (PBD) agar setiap program yang dijalankan benar-benar menjawab kebutuhan sekolah.
“Hasil evaluasi ini menjadi pijakan kami dalam menyusun langkah strategis untuk meningkatkan mutu pendidikan, baik dari sisi tata kelola, kualitas pembelajaran, hingga pelayanan kepada peserta didik,” ujar Toni.
Dari hasil EDS, ditetapkan lima prioritas utama yang akan dijalankan secara bertahap. Pertama, penguatan tata kelola kelembagaan melalui penyelarasan visi serta transformasi menuju sistem administrasi digital atau paperless school. Kedua, pengembangan sumber daya manusia dengan membangun karakter religius dan profesional, sekaligus meningkatkan literasi digital seluruh tenaga pendidik.
Selanjutnya, penguatan kurikulum dilakukan melalui sinkronisasi dengan kebutuhan industri, disertai pengembangan modul ajar digital berbasis proyek (Project-Based Learning). Di bidang kemitraan, sekolah akan memperluas kerja sama dengan dunia usaha dan dunia industri melalui pemetaan mitra potensial hingga sinkronisasi kurikulum.
“Pelayanan kepada peserta didik juga menjadi perhatian utama kami. Program yang disiapkan meliputi penguatan karakter religius sejak awal pembelajaran, layanan bimbingan konseling, hingga pendampingan kesehatan mental untuk mendukung kesejahteraan siswa,” imbuh Toni.
Toni juga menyampaikan apresiasi kepada Yayasan Pendidikan Almaarif Singosari atas arahan dan dukungan yang terus diberikan. Menurutnya, bimbingan yayasan menjadi faktor penting dalam mendukung kemajuan sekolah.
“Dukungan yayasan terus menjadi pedoman dan arahan kami untuk terus berkembang. Kami yakin apa yang dikerjakan bersama dengan pedoman dan arahan dari yayasan akan menghasilkan sebuah program sekolah yang maju dan terarah,” ujar Toni.
Rapat kerja dibuka oleh Ketua Yayasan Pendidikan Almaarif Singosari, KH. Moh. Anas Noor, S.H., M.H. Dalam arahannya, Gus Anas menegaskan bahwa sekolah mengemban amanah besar dari Allah SWT, masyarakat, dan pemerintah sehingga harus dikelola secara profesional dan penuh tanggung jawab.
“Kami berharap seluruh program yang disusun mampu mewujudkan visi sekolah, yakni mencetak peserta didik yang beriman, berhaluan Ahlussunnah Wal Jamaah An Nahdliyah, cerdas, terampil, mandiri, serta mampu bersaing di era global,” pungkas Gus Anas. (humas).



