YP ALMAARIF SINGOSARI – MTs Almaarif 01 Singosari menyelenggarakan kegiatan pembelajaran berbasis pengalaman dalam program Kelas Keterampilan Kreatif Produktif* bersama tim mahasiswa S1 Pendidikan IPA Universitas Negeri Malang.
Kegiatan ini diikuti oleh para murid, kader Adiwiyata dan Kader Pokja Sampah, sebagai bagian dari pembelajaran kontekstual yang menghubungkan materi dengan kehidupan sehari-hari.
Melalui kegiatan ini, murid diberikan kesempatan untuk belajar secara langsung melalui pengalaman nyata (learning by doing).
Minyak jelantah yang sering ditemui di lingkungan rumah tangga dijadikan media pembelajaran untuk diolah menjadi lilin aromaterapi dan sabun ramah lingkungan.
“Pendekatan ini memungkinkan murid memahami bahwa ilmu pengetahuan, kreativitas, dan keterampilan dapat diterapkan dalam konteks yang relevan dengan kehidupan mereka,” ujar Kepala MTs Almaarif 01 Singosari, Dwi Retno Palupi, M.Pd.

Palupi juga menjelaskan, dalam proses pembelajaran, murid terlibat aktif sejak tahap awal, mulai dari mengenali permasalahan limbah rumah tangga, memahami proses pengolahan bahan, hingga mempraktikkan pembuatan produk secara mandiri dan berkelompok.
“Keterlibatan langsung ini mendorong murid untuk mengembangkan keterampilan berpikir kritis, kolaborasi, kreativitas, dan problem solving, yang merupakan kompetensi penting dalam pembelajaran abad ke-21,” imbuh Palupi.
Kegiatan ini juga menjadi sarana penguatan keterampilan produktif, karena murid tidak hanya mempelajari konsep, tetapi juga menghasilkan produk nyata yang bermanfaat dan memiliki nilai guna. Dengan demikian, pembelajaran tidak berhenti pada aspek teori, melainkan berkembang menjadi pengalaman yang bermakna serta membentuk sikap mandiri dan inovatif.
“Kami menghadirkan pembelajaran yang kontekstual, partisipatif, dan berorientasi pada pengalaman langsung, sehingga murid dapat belajar dari realitas di sekitar mereka sekaligus mengasah potensi diri secara optimal,” tutup Palupi. (*)



