YP Almaarif Singosari – Gemuruh semangat ratusan siswa dari berbagai daerah mengisi Auditorium Yayasan Pendidikan Almaarif Singosari, Minggu (25/1/2026).
Festival Kreativitas Siswa (FIKSI) Gen-4 yang digelar SMPI Almaarif 01 Singosari tak sekadar menjadi ajang lomba, tetapi juga bukti nyata komitmen sekolah dalam menyiapkan generasi berprestasi dan berkarakter.
Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Malang, Bagus Sulistyawan, AP., M.Si secara langsung memberikan apresiasi atas konsistensi SMPI Almaarif 01 Singosari yang terus menghadirkan ruang ekspresi dan pengembangan bakat siswa sejak FIKSI Gen-1 hingga Gen-4.
Apresiasi tersebut disampaikan Bagus saat membuka secara resmi FIKSI Gen-4 bersama Ketua Yayasan Pendidikan Almaarif Singosari, K.H. Anas Noor, S.H., M.H dan Kepala SMPI Almaarif 01 Singosari, Evi Mauludiyah, S.Pd., M.Pd di Gedung Auditorium YP Almaarif Singosari.
Menurut Bagus, keberlanjutan FIKSI merupakan langkah konkret sekolah dalam menjawab tantangan dunia pendidikan yang semakin kompleks. Ia menilai, kegiatan ini tidak hanya fokus pada prestasi akademik, tetapi juga penguatan mental, kreativitas, dan sportivitas siswa.
“Kami sangat mengapresiasi. Awalnya saya kira pesertanya hanya dari Malang Raya, ternyata sudah menjangkau Pasuruan Raya. Ini luar biasa dan patut menjadi contoh,” ungkap Bagus.
Ia menegaskan, di era perubahan yang cepat, dunia pendidikan tidak bisa berjalan sendiri. Kolaborasi antara pemerintah, sekolah, masyarakat, dan orang tua menjadi kunci agar lembaga pendidikan tetap adaptif.
“Diperlukan fleksibilitas, kreativitas, dan mental yang kuat. Sekolah harus mampu menciptakan lingkungan yang nyaman agar siswa berani tampil dan berkembang,” imbuhnya.
Bagus juga menyampaikan bahwa FIKSI selaras dengan visi Pemerintah Kabupaten Malang dalam membangun pendidikan yang berorientasi pada karakter, bukan semata nilai akademik.

Hal senada disampaikan Ketua Yayasan Pendidikan Almaarif Singosari, K.H. Anas Noor, S.H., M.H. Ia menegaskan komitmen yayasan untuk terus mendukung setiap program positif yang digagas unit pendidikan di bawah naungannya.
“Selama kegiatan itu membawa kemajuan dan manfaat bagi siswa, kami akan mendukung sepenuhnya,” tegas Gus Anas.
Ia berharap, FIKSI mampu melahirkan bibit-bibit unggul yang tidak hanya berprestasi secara akademik, tetapi juga non-akademik, sehingga dapat mengharumkan nama Kabupaten Malang dan Jawa Timur.
Gus Anas menambahkan, YP Almaarif Singosari mengintegrasikan pendidikan agama sebagai fondasi utama agar prestasi siswa tumbuh seimbang dan berkelanjutan.

Sebagai informasi, FIKSI Gen-4 tahun 2026 diikuti sekitar 800 peserta dari berbagai daerah. Sejumlah perlombaan telah dimulai, salah satunya cabang sepak bola yang digelar di Lapangan Tumapel Singosari sejak Sabtu, (24/1/2026).
Pada cabang tersebut, SDIT Bina Insan Cendekia Pasuruan keluar sebagai juara pertama, disusul SDN 4 Panggungrejo di posisi kedua, serta juara tiga bersama diraih SD Islam Bani Hasyim dan SDN Kebonagung Pasuruan.
“Kami berterima kasih kepada seluruh peserta dan pihak yang telah menyukseskan FIKSI Gen-4. Ini momentum belajar berani, terampil, dan bekerja sama. Selamat bertanding, semoga meraih prestasi terbaik,” pungkas Evi Mauludiyah. (*)



