YP ALMAARIF SINGOSARI – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan MA Almaarif Singosari. Hingga rekapitulasi per 29 Juli 2026, sebanyak 215 siswa berhasil diterima di berbagai perguruan tinggi negeri, perguruan tinggi keagamaan Islam negeri (PTKIN), maupun perguruan tinggi swasta melalui berbagai jalur seleksi.
Dari total capaian tersebut, sebanyak 95 siswa diterima di perguruan tinggi negeri, 83 siswa di PTKIN, dan 37 siswa di perguruan tinggi swasta. Sebaran ini menunjukkan lulusan MA Almaarif Singosari mampu bersaing pada berbagai jalur penerimaan mahasiswa baru di tingkat nasional.
Keberhasilan siswa diraih melalui berbagai jalur seleksi. Sebanyak 22 siswa lolos melalui SNBP, 8 siswa melalui SPAN-PTKIN, 59 siswa melalui UTBK-SNBT, 31 siswa melalui UM-PTKIN, 68 siswa melalui jalur mandiri atau tes, serta 27 siswa melalui jalur beasiswa, prestasi, dan golden ticket.
Kepala MA Almaarif Singosari, Khoirul Anam, S.Pd., MM, menyampaikan rasa syukur atas capaian para siswa yang berhasil menembus berbagai perguruan tinggi di Indonesia. Menurutnya, keberhasilan tersebut merupakan buah dari kerja keras siswa, pendampingan guru, dukungan orang tua, serta ikhtiar sekolah dalam membangun budaya akademik yang kuat.
“Alhamdulillah, tahun ini sebanyak 215 siswa kami berhasil diterima di berbagai perguruan tinggi melalui berbagai jalur seleksi. Ini menjadi bukti bahwa siswa madrasah mampu bersaing di tingkat nasional, baik di perguruan tinggi negeri, PTKIN, maupun perguruan tinggi swasta terbaik,” ujarnya.
UIN Maulana Malik Ibrahim Malang menjadi universitas terbanyak dengan 64 siswa, disusul Universitas Negeri Malang (45 siswa), Politeknik Negeri Malang (13 siswa), Universitas Negeri Surabaya (12 siswa), Universitas Brawijaya (11 siswa), dan UIN Sunan Ampel Surabaya (11 siswa). Selain itu, siswa MA Almaarif Singosari juga diterima di berbagai kampus ternama lain seperti Universitas Padjadjaran, Universitas Diponegoro, Universitas Jember, UPN Veteran Jawa Timur, Telkom University Surabaya, President University, Universitas Pertamina, hingga sejumlah politeknik dan perguruan tinggi kesehatan.
Pada jalur SNBP, dari 298 siswa kelas XII, terdapat 135 siswa yang berstatus eligible, dengan 22 siswa berhasil lolos seleksi nasional. Sementara pada jalur SPAN-PTKIN, dari 42 pendaftar, sebanyak 8 siswa dinyatakan lolos.
Anam menambahkan, MA Almaarif Singosari tidak hanya mendorong peserta didik untuk meraih prestasi akademik, tetapi juga memberikan pendampingan intensif melalui Bimbingan Konseling, pemetaan minat dan bakat, serta pembinaan sejak awal agar siswa dapat memilih program studi sesuai potensi masing-masing.
“Kami akan terus meningkatkan kualitas layanan pendidikan, memperkuat pendampingan karir dan studi lanjut, sehingga semakin banyak lulusan MA Almaarif Singosari yang diterima di kampus impian mereka. Semoga capaian ini menjadi motivasi bagi adik-adik kelas untuk terus belajar, berprestasi, dan berani bermimpi setinggi mungkin,” pungkasnya.
Capaian tersebut menjadi bukti keberhasilan pembinaan akademik, pendampingan guru, serta layanan Bimbingan dan Konseling MA Almaarif Singosari dalam mempersiapkan peserta didik melanjutkan pendidikan ke jenjang perguruan tinggi.
“Data tersebut masih bersifat dinamis karena merupakan hasil rekapitulasi sementara dan masih berpeluang bertambah seiring proses penerimaan mahasiswa baru yang masih berlangsung,” jelas Anam. (humas).



