SMA Islam Almaarif Singosari Gelar Tasyakur Kelulusan Angkatan ke-44, Raih Berbagai Prestasi Tingkat Nasional

YP ALMAARIF SINGOSARI – SMA Islam Almaarif Singosari menggelar acara Tasyakur Kelulusan Angkatan ke-44 yang berlangsung khidmat dan penuh rasa syukur. Kegiatan ini dihadiri oleh para alim ulama, pengurus Yayasan Pendidikan Almaarif Singosari, pejabat Dinas Pendidikan, kepala sekolah dan madrasah di lingkungan yayasan, orang tua siswa, serta berbagai tamu undangan lainnya.

Dalam sambutannya, Kepala SMA Islam Almaarif Singosari, Ahmad Sya’roni, S.Si., M.M., menyampaikan rasa syukur kepada Allah SWT atas terselenggaranya kegiatan tersebut serta keberhasilan 165 siswa-siswi yang dinyatakan lulus pada tahun pelajaran 2025/2026.

Menurutnya, kelulusan bukan sekadar akhir dari proses belajar di bangku sekolah, melainkan bagian dari perjalanan panjang pendidikan yang bertujuan membentuk karakter, menumbuhkan akhlak mulia, memperkuat keimanan, dan mengembangkan potensi peserta didik agar menjadi pribadi yang bermanfaat bagi masyarakat.

“Kesuksesan yang sejati adalah kesuksesan yang membawa kebermanfaatan bagi sesama dan mendapatkan ridha Allah SWT. Kesuksesan yang barokah adalah ketika ilmu yang dimiliki menjadi manfaat, rezeki membawa kebaikan, dan kehidupan senantiasa berada dalam keridhaan Allah SWT,” ujarnya.

Kepala sekolah juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh guru, tenaga kependidikan, panitia, pengurus yayasan, orang tua, serta semua pihak yang telah berkontribusi dalam mendampingi dan mengantarkan para siswa hingga berhasil menyelesaikan pendidikan di SMA Islam Almaarif Singosari.

Pada kesempatan tersebut, SMA Islam Almaarif Singosari memaparkan berbagai capaian prestasi yang berhasil diraih selama tahun pelajaran ini. Tercatat sebanyak 14 prestasi tingkat kabupaten, 37 prestasi tingkat provinsi, 25 prestasi tingkat Jawa-Bali, serta 26 prestasi tingkat nasional berhasil diraih oleh para peserta didik.

Selain prestasi siswa, berbagai capaian kelembagaan juga berhasil ditorehkan sekolah. SMA Islam Almaarif Singosari terus mengembangkan program unggulan di bidang teknologi informasi melalui kerja sama Program Prodistik dengan ITS Surabaya yang kini memasuki tahun ke-11. Program ini menjadikan sekolah sebagai salah satu pelopor pendidikan berbasis teknologi informasi dan desain grafis di Kabupaten Malang.

Dalam bidang pembinaan karakter dan keagamaan, sekolah secara konsisten mengembangkan pendidikan berhaluan Ahlussunnah wal Jamaah An-Nahdliyah melalui program SKU, pembiasaan ibadah, dan pendampingan ubudiyah.

Selain itu, program Tahfidzul Qur’an yang telah berjalan selama satu dekade terus menunjukkan perkembangan yang signifikan. Pada tahun ini jumlah peserta program tahfidz mencapai lebih dari 100 siswa, dengan 28 siswa di antaranya berhasil lulus munaqasyah sesuai capaian hafalannya.

Tidak hanya itu, pada tahun pelajaran 2025/2026 SMA Islam Almaarif Singosari juga mulai mengembangkan Program Unggulan English for Guiding sebagai upaya meningkatkan kompetensi bahasa Inggris peserta didik.

Prestasi lain yang membanggakan adalah keberhasilan SMA Islam Almaarif Singosari menjadi satu-satunya SMA di Kabupaten Malang yang masuk dalam basis data Sekolah Ramah Anak (SRA) dan mulai mengimplementasikan program Sekolah Ramah Anak secara bertahap. Program tersebut lahir melalui kolaborasi dan dukungan berbagai pihak di lingkungan Yayasan Pendidikan Almaarif Singosari.

Capaian istimewa lainnya diraih pada bulan Mei 2026 ketika SMA Islam Almaarif Singosari mendapatkan pengukuhan dari Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur sebagai SMA swasta dengan jumlah peserta didik terbanyak yang diterima melalui jalur Golden Ticket Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) Tahun 2026. Prestasi tersebut menjadi bukti nyata kualitas pembelajaran dan pendampingan siswa yang dilakukan oleh seluruh guru, khususnya tim Bimbingan Konseling dan tim Kurikulum. Selain itu pada tahun pelajaran 2025/2026 tahun ini ada 1 siswa yang di diterima di Universitas Al Ahqof Yaman, dan ada 2 siswa yang lulus tahap seleksi pertama dan kedua Universitas Al Azhar Mesir yang selanjutnya akan melanjutkan tahap tes yang ketiga pada pertengahan bulan Juni 2026.

Melalui berbagai pencapaian tersebut, SMA Islam Almaarif Singosari terus mengajak masyarakat untuk mempercayakan pendidikan putra-putrinya di lembaga yang memadukan keunggulan akademik, penguasaan teknologi, pembinaan karakter, serta penguatan nilai-nilai keislaman Ahlussunnah wal Jamaah An-Nahdliyah.

Pada tahun penerimaan peserta didik baru, sekolah juga membuka kuota khusus bagi calon siswa berprestasi di bidang akademik, nonakademik, maupun organisasi. Selain itu, tersedia pula kuota khusus bagi keluarga besar alumni sebagai bentuk penghargaan terhadap kontribusi alumni dalam perkembangan sekolah.

Di akhir sambutannya, Ahmad Sya’roni berpesan kepada seluruh lulusan Angkatan ke-44 agar terus menjaga akhlak, membawa nama baik almamater, serta senantiasa menjadi pribadi yang bermanfaat di mana pun berada.

“Sesungguhnya kesuksesan adalah ketika seseorang mampu memberikan manfaat bagi orang lain dalam posisi apa pun dan peran apa pun. Semoga seluruh lulusan diberikan kemudahan, kelancaran, kesuksesan, dan keberkahan dalam setiap langkah kehidupannya,” tuturnya.

Sementara itu, Ketua Yayasan Pendidikan Almaarif Singosari, KH. Anas Noor, S.H., M.H., mengucapkan selamat kepada para lulusan, semoga ilmu yang diperoleh selama belajar di SMA Islam Almaarif Singosari semoga menjadi ilmu yang manfaat di dunia dan akhirat.

Dalam sambutanya, Gus Anas mengapresiasi langkah besar SMAI Almaarif Singosari selama ini. Kerjasama dengan ITS Surabaya merupakan langkah nyata bahwa SMAI Almaarif Singosari menjadi sekolah yang adaptif sesuai dengan zamannya.

Selain itu, prestasi – prestasi yang diraih siswa merupakan bentuk jerih payah dan perjuangan dari seluruh warga sekolah.

Gus Anas berharap kebersamaan, keikhlasan, kesabaran dan kejujuran yang dibangun selama ini terus menjadi fondasi yang kuat sesuai yang diajarkan oleh para pendiri dan perintis Yayasan Pendidikan Almaarif Singosari

Harapan Gus Anas kepada seluruh pendidik, bahwa sebagai pendidik di Almaarif tidak hanya membangun otak namun juga watak, karena profesi guru menjadi contoh bagi siswanya dan profesi guru merupakan amanah dari Allah SWT.

“Kami berharap, semua guru di lingkungan Almaarif bisa membina watak dan mencerdaskan otak. Jangan hanya menuntut nilai pelajaran, namun juga watak harus menjadi nilai lebih di lingkungan Almaarif,” ujar Gus Anas.

Gus Anas juga berpesan kepada lulusan, bahwa kemajuan teknologi informasi tidak ada sekat, semua bisa dilihat dari manapun dan kapanpun.

“Kami berpesan jangan menjadi objek, namun sebagai subyek. Apa yang menjadi positif bisa di filter untuk kebaikan karena ini pengaruhnya sangat besar. Kami berharap informasi teknologi jangan disalah gunakan, yang merugikan diri sendiri,” pungkas Gus Anas.

Pada momentum tersebut, sebanyak 165 lulusan Angkatan ke-44 secara resmi diserahkan kembali kepada Yayasan Pendidikan Almaarif Singosari untuk selanjutnya diserahkan kepada orang tua masing-masing. Para lulusan juga diharapkan dapat bergabung dan berkontribusi aktif dalam Ikatan Alumni SMA Islam Almaarif Singosari (IKASMAI) sebagai bagian dari keluarga besar almamater.

Acara Tasyakur Kelulusan Angkatan ke-44 berlangsung dengan penuh khidmat, kebanggaan, dan harapan besar agar para lulusan mampu menjadi generasi yang berilmu, berakhlak, serta memberikan manfaat bagi agama, bangsa, dan masyarakat. (*)