YP ALMAARIF SINGOSARI – Renovasi Masjid Almaarif di lingkungan SMK Plus Almaarif Singosari resmi dimulai, ditandai dengan pemotongan tumpeng dan penandatanganan kerja sama dengan kontraktor, Rabu, (8/4/2026)

Bertempat di Masjid Almaarif Singosari, proyek tersebut menjadi langkah strategis yayasan dalam menghadirkan masjid yang lebih nyaman, representatif, sekaligus berfungsi sebagai pusat kegiatan keislaman bagi masyarakat luas.
Kehadiran seluruh pengurus yayasan, kepala sekolah/madrasah dan masyarakat umum ikut menjadi saksi dan mendoakan proses renovasi berjalan lancar.

Suasana haru dan penuh syukur menyelimuti momen tersebut. Masjid yang berdiri sejak 2008 di bawah naungan Yayasan Pendidikan Almaarif Singosari ini akan mengalami pembaruan pada desain bangunan, termasuk penataan area imam salat.
Renovasi ini tidak sekadar pembangunan fisik, tetapi juga bagian dari upaya memperkuat peran masjid sebagai pusat ibadah dan aktivitas sosial.
Ketua Yayasan Pendidikan Almaarif Singosari, KH. Anas Noor, S.H., M.H., dalam sambutannya menyampaikan doa dan harapan agar proses renovasi berjalan lancar. Ia juga berharap seluruh pihak yang terlibat diberikan kesehatan dan kemudahan dalam menjalankan amanah tersebut.
“Semoga setelah renovasi, jamaah semakin khusyuk dan nyaman dalam beribadah. Masjid ini juga kami harapkan bisa dinikmati masyarakat luas,” ujar Gus Anas.
Gus Anas juga menegaskan, setiap kontribusi dalam pembangunan masjid merupakan amal jariyah yang pahalanya terus mengalir.
Ia juga mengapresiasi peran Mochamad Zainal Wahyudi selaku pemborong yang turut memberikan kontribusi besar, termasuk melalui wakaf.
Wahyudi diketahui telah mewakafkan tanah seluas 500 meter persegi dari total 1.000 meter persegi lahan di lingkungan Pondok Almaarif Singosari. Selain itu, ia juga berkomitmen menyediakan sumur bor untuk memenuhi kebutuhan air masjid.
“Alhamdulillah, kami bisa bernegosiasi dengan semangat pengabdian. Semoga sebelum pembangunan selesai, seluruh kebutuhan sudah tercukupi berkat keberkahan wakaf beliau,” imbuh Gus Anas.
Renovasi Masjid Almaarif juga menjadi bagian dari mewujudkan cita-cita almarhum KH. Tolchah Hasan, pendiri yayasan, yang ingin kawasan tersebut berkembang menjadi Islamic Center. Ke depan, masjid diharapkan dapat dimanfaatkan tidak hanya untuk ibadah, tetapi juga berbagai kegiatan keagamaan, pendidikan, hingga sosial kemasyarakatan.
“Semoga pembangunan ini berjalan baik dan membawa manfaat luas. Kami berharap Masjid Almaarif benar-benar menjadi pusat keberkahan bagi semua,” pungkasnya. (*)



