16 Tahun Program Ta’lim MTs Almaarif 01 Singosari, Konsisten Membangun Karakter Qur’ani

YP ALMAARIF SINGOSARI – Lantunan ayat suci Alquran menggema di Gedung Auditorium Yayasan Pendidikan Almaarif Singosari,.Selasa (16/6/2026).


Suasana penuh khidmat tersebut menjadi pembuka Haflah Program Ta’lim Tahun Ajaran 2025–2026, sebuah agenda tahunan yang menjadi simbol keberhasilan pembinaan Al-Qur’an bagi para siswa yang tidak tinggal di pondok pesantren.


Memasuki usia ke-16 tahun pelaksanaannya, Program Ta’lim terus menunjukkan eksistensinya sebagai salah satu program unggulan madrasah. Bahkan, inovasi tersebut pernah mengantarkan MTs Almaarif 01 Singosari meraih penghargaan Madrasah Inovasi Tingkat Kanwil Kementerian Agama Provinsi Jawa Timur.

Kepala MTs Almaarif 01 Singosari, Dwi Retno Palupi, M.Pd, dalam sambutanya menjelaskan, bahwa Program Ta’lim lahir dari kebutuhan untuk memastikan seluruh peserta didik tetap memperoleh pembelajaran Al-Qur’an secara berkesinambungan, meski tidak bermukim di pesantren.


“Sekitar 40 persen siswa kami tinggal bersama orang tua di rumah. Program ini menjadi ikhtiar madrasah agar mereka tetap tumbuh dalam budaya Qur’ani dan terus meningkatkan kemampuan membaca maupun memahami Al-Qur’an,” ungkapnya.


Palupi juga menjelaskan, pembelajaran disusun secara bertingkat sesuai kemampuan siswa, mulai dari metode Bil Qolam, kelas Juz Amma, Ta’lim B hingga Ta’lim A yang diproyeksikan mampu melahirkan kader-kader pengajar Al-Qur’an di masa depan.


“Melalui program ini, kami berharap lahir generasi Qur’ani yang tidak hanya fasih membaca Al-Qur’an, tetapi juga mampu menghidupkan nilai-nilainya dalam kehidupan sehari-hari dan menjadi pemimpin masa depan yang berakhlakul karimah,” imbuh Palupi.

Haflah semakin semarak saat para siswa menampilkan hasil pembelajaran yang telah ditempuh selama satu tahun. Penampilan membaca Al-Qur’an, hafalan, hingga demonstrasi kemampuan dari setiap kelas menjadi bukti perkembangan kompetensi mereka.


Pada kesempatan tersebut, madrasah juga memberikan penghargaan kepada siswa dengan capaian terbaik di setiap jenjang Program Ta’lim sebagai bentuk apresiasi atas semangat belajar dan kedisiplinan mereka.


Palupi menjelaskan, bahwa kegiatan ini merupakan komitmen madrasah dalam.menghadirkan pendidikan yang memadukan kecerdasan intelektual dengan kekuatan spiritual.


“Apresiasi ini sebagai bentuk motivasi pada siswa agar mereka terus semangat belajar. Sehingga siswa lainnya akan terus berusaha untuk menjadi yang lebih baik lagi dalam belajar Alquran,” ujarnya.

Ketua Yayasan Pendidikan Almaarif Singosari, KH. Anas Noor Salim, SH., MH, dalam sambutannya menegaskan bahwa pendidikan Islam harus mampu mengikuti perkembangan zaman tanpa kehilangan identitas dan karakter kesantriannya.


Menurutnya, generasi yang kuat bukan hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki akhlak mulia, adab yang baik, kecintaan kepada Al-Qur’an, serta kemampuan beradaptasi dengan perubahan global.


“Karakter santri harus tetap menjadi fondasi utama. Dari situlah akan lahir generasi yang mampu menjaga nilai-nilai Islam sekaligus berkontribusi bagi kemajuan bangsa,” tegasnya.
Kegiatan ini dihadiri Ketua Yayasan Pendidikan Almaarif Singosari, jajaran pimpinan madrasah, dewan guru, ustadz dan ustadzah pengajar Program Ta’lim, wali santri, serta ratusan peserta Program Ta’lim kelas VII dan VIII. (humas).