SMK Plus Almaarif Singosari Resmikan Unit Bisnis Skamtech Wieder, Wujudkan Pendidikan Vokasi Berbasis Kompetensi

YP Almaarif Singosari, Malang – Gebrakan baru dilakukan oleh SMK Plus Almaarif Singosari dengan meresmikan Unit Bisnis Skamtech Wieder, Sabtu, (31/1/2026) kemarin.


Langkah ini membuktikan bahwa pendidikan vokasi mampu melahirkan generasi terampil, berdaya saing, dan berjiwa wirausaha melalui langkah nyata, bukan sekadar wacana.


Kehadiran Unit Bisnis Skamtech Wieder sebagai sarana pembelajaran berbasis praktik nyata, kompetensi keahlian, dan kearifan lokal.


Peresmian ditandai dengan pemotongan tumpeng sebagai simbol tasyakur yang dilakukan Ketua Yayasan Pendidikan Almaarif Singosari KH. Anas Noor, S.H., M.H, Kepala SMK Plus Almaarif Singosari Toni Kuswinarto, S.T, serta Ketua Unit Bisnis Skamtech Wieder Indra Setiawan, S.T.


Ketua Unit Bisnis Skamtech Wieder, Indra Setiawan, S.T, menjelaskan bahwa pengembangan unit bisnis sekolah telah lama dirancang untuk memberikan pengalaman langsung kepada siswa dalam dunia kewirausahaan. Melalui unit ini, siswa tidak hanya belajar keterampilan teknis, tetapi juga memahami proses bisnis secara nyata.


“Unit bisnis ini diharapkan mampu menambah pendapatan tiap jurusan sekaligus mendukung pengembangan sekolah. Hari ini kami memberanikan diri untuk meresmikannya, dengan harapan semua pihak ikut berperan dalam pengembangannya,” ujar Indra.


Ia menambahkan, Skamtech Wieder dikembangkan sesuai kompetensi keahlian yang ada di SMK Plus Almaarif Singosari, meliputi Teknik Otomasi Industri, Jasa Otomotif, Tata Boga dan Kecantikan, serta Rekayasa Perangkat Lunak (RPL). Seluruh unit tersebut tidak hanya menjadi sarana praktik siswa, tetapi juga menyediakan layanan profesional bagi masyarakat.


Unit Teknik Otomasi Industri melayani praktik kontrol dan otomasi, panel listrik, PLC, pneumatik, hidrolik, hingga jasa service AC split rumah tangga. Unit Tata Boga menghadirkan layanan katering, pembuatan kue, serta produk makanan dan minuman. Sementara Unit Jasa Otomotif fokus pada servis ringan dan perawatan kendaraan.


Di bidang Tata Kecantikan, layanan perawatan wajah dan rambut dikembangkan dengan teknik modern dan pelayanan ramah. Adapun Unit RPL bergerak pada jasa pembuatan website, aplikasi sederhana, dan layanan digital lainnya.


Selain itu, Skamtech Wieder juga mengembangkan unit berbasis kearifan lokal, seperti wisata edukatif Skamtech Trip ke Gunung Bromo dan Gunung Budug Asu, budidaya ikan lele, serta koperasi sekolah. Unit ini turut didukung Yamaha SIP Lawang sebagai mitra pembelajaran kewirausahaan.


Kepala SMK Plus Almaarif Singosari, Toni Kuswinarto, S.T menyebut unit bisnis ini sebagai langkah strategis pemberdayaan seluruh jurusan.
“Kami hanya menyiapkan wadah agar siswa mampu melangkah nyata setelah lulus,” katanya.


Dukungan juga datang dari Ketua Yayasan Pendidikan Almaarif Singosari, KH. Anas Noor, S.H., M.H yang berharap Unit Bisnis Skamtech Wieder terus berkembang dan menjadi contoh penguatan pendidikan vokasi berbasis kewirausahaan.


“Selamat untuk SMK Plus Almaarif Singosari. Semoga gebrakan ini bisa menjadi contoh unit – unit lain yayasan,” ujar Gus Anas.


Dalam rangkaian kegiatan peresmian, sekolah juga menggelar Service Kunjung Yamaha untuk masyarakat umum dengan harga terjangkau yang dipusatkan di depan Masjid Almaarif Singosari. (*)