YP ALMAARIF SINGOSARI — Semangat kemerdekaan terasa meriah di lingkungan SMA Islam Almaarif Singosari. Memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, siswa mengikuti berbagai kegiatan perlombaan yang tidak hanya menghadirkan keceriaan, tetapi juga menjadi sarana untuk menumbuhkan kekompakan, sportivitas, kreativitas, dan kebersamaan.
Kegiatan yang digelar pada 19–20 Agustus 2026 tersebut menjadi bagian dari rangkaian HAMURI 2026, yang merupakan akronim dari Harla SMA Islam Almaarif Singosari ke-46, Maulid Nabi, dan HUT ke-81 Kemerdekaan RI.

Sejak pagi, suasana sekolah tampak semarak. Para siswa memadati area kegiatan dan memberikan dukungan kepada perwakilan kelas yang mengikuti berbagai perlombaan. Rangkaian kegiatan diawali dengan sambutan serta penampilan ekstrakurikuler siswa SMA Islam Almaarif Singosari.
Kepala SMA Islam Almaarif Singosari, Ahmad Sya’roni, S.Si., M.M., mengatakan kegiatan tersebut tidak hanya dirancang sebagai hiburan dalam rangka memperingati kemerdekaan. Lebih dari itu, kegiatan menjadi bagian dari proses pembentukan karakter siswa melalui pengalaman bersama di luar pembelajaran kelas.
“Melalui kegiatan seperti ini, anak-anak belajar tentang kerja sama, sportivitas, disiplin, kreativitas, dan bagaimana menghargai teman. Nilai-nilai tersebut penting dalam pembentukan karakter mereka,” ujarnya.
Beragam lomba khas perayaan kemerdekaan menjadi daya tarik tersendiri. Mulai dari kerupuk mania, balap kelereng, sarungan balon, estafet balon, hingga memasukkan sumpit ke botol. Lomba voli dan permainan antarkelas juga berlangsung meriah.
Tidak hanya peserta lomba yang menunjukkan antusiasme. Setiap kelas juga berlomba memberikan dukungan melalui kelompok supporter. Kreativitas dan kekompakan siswa terlihat dalam memberikan semangat kepada teman-teman mereka yang bertanding.
Rangkaian kegiatan semakin lengkap dengan lomba kebersihan kelas dan tumpeng. Kedua kegiatan tersebut turut mendorong siswa untuk membangun rasa tanggung jawab terhadap lingkungan sekaligus mempererat kebersamaan antarsiswa.
Menurut Ahmad Sya’roni, suasana seperti ini memberikan pengalaman berbeda bagi siswa. Di tengah rutinitas pembelajaran dan perkembangan teknologi yang membuat anak semakin dekat dengan gawai, kegiatan bersama di lingkungan sekolah menjadi ruang penting untuk membangun interaksi sosial.
“Anak-anak perlu memiliki ruang untuk berinteraksi secara langsung, bekerja sama, dan menikmati kebersamaan. Sekolah bukan hanya tempat untuk belajar secara akademik, tetapi juga tempat mereka tumbuh dan membangun karakter,” tambahnya.
HAMURI 2026 sekaligus menjadi gambaran komitmen SMA Islam Almaarif Singosari dalam menghadirkan pendidikan yang seimbang. Prestasi akademik tetap menjadi bagian penting, namun pengembangan minat dan bakat, keberanian tampil, kemampuan berorganisasi, serta pembentukan karakter juga mendapatkan ruang.
Melalui semangat kemerdekaan, SMA Islam Almaarif Singosari terus mendorong siswa untuk tumbuh menjadi generasi yang tidak hanya cerdas dan berprestasi, tetapi juga memiliki kepedulian, mampu bekerja sama, menjunjung sportivitas, kreatif, dan memiliki semangat kebersamaan.
Semangat kemerdekaan pun tidak berhenti pada perayaan, tetapi diterjemahkan menjadi pengalaman belajar yang membentuk karakter siswa. (humas)



