YP ALMAARIF SINGOSARI– Yayasan Pendidikan (YP) Almaarif Singosari secara resmi membuka Tahun Ajaran 2026/2027 dengan menggelar Pertemuan Perdana Wali Peserta Didik Baru di Auditorium H.M. Yunus YP Almaarif Singosari, Sabtu (1/8).
Kegiatan tersebut diikuti seluruh wali murid baru dari sembilan unit pendidikan di bawah naungan yayasan dan dihadiri Bupati Malang, Drs. H. M. Sanusi, M.M.
Peresmian tahun ajaran baru tersebut menjadi momentum memperkuat sinergi antara yayasan, satuan pendidikan, orang tua, dan pemerintah dalam membangun pendidikan yang berkualitas sekaligus membentuk generasi yang berkarakter.

Sembilan unit pendidikan yang mengikuti kegiatan ini meliputi TK Islam, MI, SD Islam, MTs, SMP Islam, MA, SMA Islam, SMK Plus, serta satuan pendidikan lainnya di bawah naungan YP Almaarif Singosari. Pada tahun ajaran 2026/2027, sebanyak 1.220 peserta didik baru bergabung, sehingga total siswa yang dibina yayasan mencapai sekitar 4.300 orang dengan dukungan 350 guru serta 365 tenaga pendidik, staf, dan karyawan.

Bupati Malang, H. Sanusi mengapresiasi kiprah YP Almaarif Singosari yang selama ini konsisten berkontribusi meningkatkan mutu pendidikan di Kabupaten Malang. Menurutnya, keberhasilan pendidikan tidak hanya menjadi tanggung jawab sekolah, tetapi juga memerlukan keterlibatan aktif orang tua.
“Pendidikan merupakan investasi terbaik untuk masa depan bangsa. Kolaborasi yang erat antara sekolah, orang tua, dan pemerintah menjadi kunci mencetak generasi yang unggul secara akademik, berkarakter, berakhlak mulia, dan mampu menghadapi tantangan zaman,” ujarnya saat memberikan sambutan.

kepala Sekolah dan Kepala Madrasah di Lingkungan
Yayasan Pendidikan Almaarif Singosari
H. Sanusi juga mengajak seluruh wali murid untuk terus mendampingi proses belajar anak, menjalin komunikasi yang baik dengan sekolah/madrasah, serta menanamkan nilai disiplin, tanggung jawab, dan semangat belajar sejak dini.
“Pemerintah Kabupaten Malang akan terus mendukung peningkatan mutu pendidikan melalui berbagai program strategis. Semoga dukungan ini bisa menjadi langkah yang nyata antara pemerintah dan pendidikan di YP Almaarif Singosari,” tegasnya.
Sementara itu, Ketua Yayasan Pendidikan Almaarif Singosari, KH. Anas Noor, S.H., M.H., menyampaikan kehadiran para wali murid pada pertemuan perdana menjadi awal yang baik dalam membangun kerja sama selama proses pendidikan.

“Kehadiran bapak dan ibu hari ini menunjukkan kesungguhan untuk bersama-sama mengantarkan putra-putri menjadi anak yang saleh dan salehah, taat kepada Allah, berbakti kepada orang tua, serta bermanfaat bagi masyarakat,” ujar Gus Anas.

Gus Anas menegaskan, yayasan tidak hanya mengejar prestasi akademik, tetapi juga pembentukan karakter peserta didik. Menurutnya, seluruh unit telah melaksanakan rapat kerja sebelum dimulainya tahun ajaran baru untuk menyusun program yang selaras antara kurikulum pemerintah dan kurikulum khas YP Almaarif Singosari.
‘Kami tidak hanya mengejar nilai angka, tetapi juga membangun sikap dan perilaku. Kami ingin mengembangkan otak sekaligus membina watak melalui pembiasaan-pembiasaan positif. Kurikulum pemerintah kami kolaborasikan dengan nilai-nilai khas yayasan agar mampu melahirkan lulusan yang berilmu sekaligus berakhlak,” pungkasnya. (humas).



