Luar Biasa, Siswa SD Islam Almaarif 02 Singosari Raih Medali di Ajang Internasional ISPC, WECC, dan GLOCOLIS 2026

YP ALMAARIF SINGOSARI – Prestasi membanggakan kembali diraih oleh siswa SD Islam Almaarif 02 Singosari dalam ajang internasional yang diselenggarakan oleh Indonesian Young Scientist Association (IYSA).

Dua siswi SD Islam Almaarif 02 Singosari, yakni Ivana Savrinatya dan Raisa Syahda, berhasil meraih Silver Medal pada ajang International Science Project Competition (ISPC), Global Competition for Life Science (GLOCOLIS), dan World Economics Challenge and Competition (WECC) 2026 yang digelar secara offline di Politeknik Negeri Malang (Polinema).

Kegiatan awarding ceremony dilaksanakan pada Kamis, 21 Mei 2026 pukul 13.00 WIB bertempat di Gedung Graha Politeknik Negeri Malang (GRAPOL).

Acara tersebut menjadi puncak penghargaan bagi para peserta terbaik dari berbagai daerah dan negara yang mengikuti kompetisi sains, inovasi, dan penelitian tingkat internasional yang diselenggarakan oleh IYSA.

Ajang ISPC sendiri merupakan kompetisi internasional bidang proyek sains yang bertujuan mendorong kreativitas, inovasi, serta kemampuan riset generasi muda sejak usia dini. Sementara GLOCOLIS berfokus pada bidang life science dan inovasi kehidupan, serta WECC menjadi wadah pengembangan ide kreatif dalam bidang ekonomi dan sosial. Kompetisi Internasional ini berlangsung dari tanggal 18 – 21 Mei 2026 di Graha Polinema.

“Keberhasilan Ivana Savrinatya dan Raisa Syahda menjadi kebanggaan tersendiri bagi SD Islam Almaarif 02 Singosari. Dengan penuh semangat dan kreativitas, keduanya mampu menunjukkan kemampuan terbaik mereka hingga berhasil meraih medali di tingkat internasional,” ujar Kepala SD Islam Almaarif 02 Singosari, Hj. Luluk Ernawati, S.Pd, Sabtu, (23/5/2026) kemarin

Pihak sekolah turut memberikan apresiasi dan ucapan selamat atas capaian tersebut. Prestasi ini diharapkan dapat menjadi motivasi bagi siswa-siswi lainnya untuk terus mengembangkan kreativitas, keberanian berinovasi, serta semangat berkompetisi di tingkat nasional maupun internasional.

Ajang tersebut juga menjadi bukti bahwa siswa sekolah dasar mampu menghasilkan karya dan ide yang kompetitif apabila mendapatkan dukungan pendidikan, pembinaan, dan lingkungan belajar yang positif. Selain membangun kemampuan akademik, kompetisi internasional seperti ini juga melatih rasa percaya diri, kemampuan komunikasi, dan kolaborasi peserta didik sejak dini.

“Dengan raihan Silver Medal ini, menunjukkan komitmen kami dalam mendukung pengembangan potensi siswa di bidang sains, kreativitas, dan inovasi global,” pungkas Hj. Luluk. (*)