KOMPAK : Seluruh warga MTs Almaarif 01 Singosari berfoto bersama sebelum Loma Patrol, Jumat, (27/2/2026).

Lomba Patrol MTs Almaarif 01 Singosari 2026: Ajang Kreativitas Bangunkan Sahur, Siswa Tunjukkan Kekompakan

YP ALMAARIF SINGOSARI – “Sahur… sahur…!” Seruan khas Ramadan menggema dari halaman MTs Almaarif 01 Singosari, Jumat (27/2/2026) pagi.

Bukan sekadar teriakan membangunkan warga, melainkan irama penuh semangat dalam Lomba Patrol antar kelas yang digelar sebagai rangkaian Pondok Ramadan 1447 H.


Sejak pagi, siswa kelas VII dan IX sudah bersiap dengan peralatan unik. Galon air mineral, piring plastik, hingga kentongan kayu disulap menjadi instrumen musik.

UNIK : Salah satu penampilan peserta Lomba Patrol dengan kostum Spiderman

Mereka menabuh, menyusun ritme, dan memadukan suara menjadi harmoni khas patrol yang membangkitkan suasana sahur.


Kepala MTs Almaarif 01 Singosari, Dwi Retno Palupi, M.Pd, dalam sambutannya menegaskan bahwa lomba ini bukan hanya tentang meramaikan Pondok Ramadan, tetapi juga tentang proses dan nilai di baliknya.


Setiap tim diwajibkan membawa minimal dua barang bekas sebagai bentuk edukasi Adiwiyata dan kepedulian lingkungan.


“Melalui barang-barang sederhana, anak-anak belajar kreatif, kompak, dan peduli lingkungan. Ini bukan sekadar lomba musik, tapi pembelajaran karakter,” ujarnya saat membuka kegiatan.


Madrasah turut menyediakan alat pendukung seperti kentongan, bass drumband, dan banjari. Namun siswa tetap diberi kebebasan berinovasi dengan membawa alat tambahan sendiri.
“Dari sinilah kreativitas benar-benar diuji bagaimana barang bekas bisa berubah menjadi sumber bunyi yang bernilai seni,” imbuh Palupi.


Ia juga menyampaikan, Lomba Patrol ini menjadi bagian dari rangkaian Pondok Ramadan yang sebelumnya diisi dengan nobar, Ramadan Camp, dan materi-materi keislaman. Perpaduan kegiatan spiritual dan kreatif tersebut dirancang agar siswa menjalani Ramadan dengan gembira tanpa kehilangan makna ibadah.

Kepala MTs Almaarif 01 Singosari, Dwi Retno Palupi, M.Pd


Palupi berharap, melalui kegiatan rutin tahunan ini, siswa semakin solid dan mampu bekerja sama dalam tim.


Baginya, tabuhan galon hingga denting kentongan, menjadi saksi bahwa membangunkan sahur pun bisa menjadi ruang belajar tentang kreativitas, kebersamaan, dan semangat berbagi di bulan suci.

“Selamat bertanding untuk siswa yang sudah berlatih dengan baik. Nikmati prosesnya dan jadikan Ramadan ini penuh kebahagiaan,” pesannya. (*)