YP ALMAARIF SINGOSARI — Sebanyak 1.500 siswa MI Almaarif 02 dan MTs Almaarif 01 Singosari mengikuti peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW dengan penuh khidmat dan semangat. Sabtu, (5/9).
Kegiatan yang berlangsung di halaman MI Almaarif 02 dan MTs Almaarif 01 Singosari tersebut menjadi momentum untuk memperkuat kecintaan kepada Rasulullah SAW sekaligus menanamkan nilai-nilai akhlak mulia kepada generasi muda.
Peringatan Maulid Nabi diikuti sekitar 600 siswa MI Almaarif 02 dan 900 siswa MTs Almaarif 01. Kegiatan juga dihadiri dewan guru, keluarga besar madrasah, serta tamu undangan dari MI Almaarif 09 Randuagung yang terdiri atas kepala madrasah, dewan guru, dan siswa kelas 6.
Suasana religius semakin terasa ketika lantunan selawat menggema di halaman madrasah. Selawat disuarakan oleh Moch. Rofiq, S.Pd.I., guru MTs Almaarif 01 Singosari. Rangkaian syair dalam Diba’ juga dibacakan bersama oleh dewan guru dari MI Almaarif 02 dan MTs Almaarif 01.

Kepala MTs Almaarif 01 Singosari, Dwi Retno Palupi, M.Pd., menyampaikan bahwa Maulid Nabi menjadi momentum penting bagi seluruh keluarga besar madrasah untuk semakin memperkokoh keimanan.
“Ini momentum bagi kita semua untuk memperkokoh keimanan. Transformasi yang dibawa Rasulullah merupakan sebuah peradaban yang berakar pada nilai-nilai tauhid, kasih sayang, dan keadilan,” tuturnya.
Ia berharap peringatan Maulid Nabi tidak berhenti pada kegiatan seremonial, tetapi mampu menumbuhkan kecintaan peserta didik kepada Rasulullah SAW yang diwujudkan melalui peningkatan ibadah dan perbaikan pribadi.
“Semoga peringatan Maulid ini bisa menambah kecintaan kepada beliau, menambah ibadah, dan menjadikan kita pribadi yang lebih baik. Mari kita bersyukur, tetap semangat belajar, serta berusaha mencapai segala cita-cita,” pesannya.

Sementara itu, Ketua Yayasan Pendidikan Almaarif Singosari, KH. Anas Noor, S.H., M.H., turut memberikan sambutan dalam kegiatan tersebut. Kehadiran pimpinan yayasan menjadi bagian dari dukungan terhadap upaya madrasah dalam membangun pendidikan yang tidak hanya berorientasi pada prestasi akademik, tetapi juga pembentukan karakter dan akhlak peserta didik.
Menurut Gus Anas, peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW ini menjadi salah satu ruang bagi keluarga besar YP Almaarif Singosari untuk memperkuat ukhuwah dan nilai-nilai pendidikan berbasis akhlak.
Gus Anas berharap dengan ilmu, akhlak, dan semangat belajar, generasi Almaarif diharapkan terus tumbuh menjadi generasi yang berilmu, berkarakter, berprestasi, serta mampu memberikan manfaat bagi sesama.
“Melalui semangat meneladani Rasulullah SAW, kami berharap siswa mampu membawa nilai-nilai kebaikan tersebut dalam kehidupan di madrasah, keluarga, maupun masyarakat,” uja Gus Anas.
Semangat dan kreativitas siswa juga tampak melalui berbagai bentuk gunungan makanan ringan yang dibuat secara kreatif oleh siswa MTs Almaarif 01 Singosari. Gunungan snack tersebut menjadi simbol partisipasi dan kegembiraan siswa dalam menyemarakkan peringatan Maulid Nabi.Setelah seluruh rangkaian kegiatan selesai, gunungan snack menjadi bagian yang dinantikan siswa.
Momen tersebut sekaligus menghadirkan suasana kebersamaan dan mempererat ukhuwah antar siswa serta guru.Dalam tausiah, Ust. Ahmad Saikhu, S.Pd.I., menekankan bahwa Maulid Nabi merupakan bagian dari proses pendidikan karakter bagi generasi muda.
Menurutnya, keteladanan Rasulullah SAW perlu ditanamkan sejak dini agar peserta didik tidak hanya tumbuh sebagai generasi yang cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki karakter dan akhlak yang baik.
“Peringatan Maulid Nabi menjadi momentum bagi kita untuk mengenal, mencintai, dan meneladani akhlak Rasulullah SAW. Keteladanan tersebut hendaknya diwujudkan dalam sikap santun, disiplin, jujur, bertanggung jawab, serta peduli kepada sesama,” ujarnya. (humas).



